Prawacana
Suatu kali Badrun bertengkar dengan isterinya. Masing-masing tidak mau mengalah. Akibatnya, mereka tidak saling bertegur sapa beberapa hari lamanya. Suatu hari Badrun bekerja hingga larut malam dan besok harus bangun subuh kerana akan berangkat dinas ke Jakarta naik KA. 8459, Parayangan, pukul 05.00. Semula ia ingin meminta tolong kepada isterinya untuk membangunkannya ketika subuh, namun karena gengsi ia hanya menulis di secarik kertas,” Bu tolong bangunkan saya pukul 03.30, karena harus bersiap-siap dinas ke Jakarta pukul 09.00, naik KA pukul 05.00!”. Lalu ia taruh surat tersebut di atas meja rias isterinya. Di samping itu, Badrun juga mengatur alarm di handpone-nya agar berbunyi tepat pukul 03.00.


